Pemberitahuan

Untuk sementara tidak ada ARTIKEL terbaru di BAZONK 87 ZIBEX dikarenakan penulis ARTIKEL masih sibuk dengan pekerjaannya jadi untuk itu saya minta maaf yang sebesar-besarnya.

Selasa, 26 April 2011

KASIH TAK SAMPAI


Tidak pernah terbayangkan dalam hidupku aku bisa bertemu dengan wanita seperti kamu,Wanita yang selalu tersenyum dalam situasi apapun baik itu situasi menyenangkan atau menyedihkan sekalipun kau selalu tersenyum dengan tulus dan iklhas.
Pada hari minggu sekitar jam 14:30 dibulan juni 2010 aku merasa suntuk dikamar kost karena sudah sekitar 4bulan dikota Banjarmasin tapi yang aku tahu Cuma tempat kost dan tempat kerja itu saja akhirnya aku dan seorang teman baru yang sewa kamar disebelah kamar kostku memutuskan untuk jalan-jalan ke salah satu mall di kota Banjarmasin.Karena waktu itu kami belum gajian jadi di mall itu kami hanya nongkrong dan melihat orang-orang yang sedang sibuk berbelanja sekalian cuci mata,setelah sekitar 30menit nongkrong aku merasa bosan tapi rasa bosan itu tadi mendadak hilang setelah aku melihat lima cewek yang sedang asyik memilih-milih baju dan dari kelima cewek itu ada satu cewek yang menarik perhatikanku bukan karena dia lebih cantik dari cewek lainya tapi lebih pada wajah cewek itu yang seolah-olah bercahaya dibanding keempat cewek yang lain walaupun keempat cewek tadi juga sama-sama memakai jilbab.lama aku memperhatikan cewek itu sampai-sampai pandanganku tidak pernah beralih dari cewek itu,mungkin sadar aku perhatikan dia menoleh kepadaku dan tersenyum padaku yang membuatku jadi slah tingkah dan jujur aku belum pernah melihat senyuman yang mampu membuat hati merasa nyaman selain senyuman dari ibu dan kakak-kakakku,ingin sekali rasanya saat itu aku mendekatinya dan mengajaknya berkenalan tapi aku masih merasa malu untuk mendekatinya.Sampai temanku mengajak pulang kekost aku bilang nanti dulu tapi dia terus memaksa karena gak enak sama teman akhirnya aku mau pulang kekost,disaat beranjak dari tempat tongkrongan untuk keluar mall harus melewati tempat dimana kelima cewek tadi sibuk memilih-milih baju dan itu yang membuat hatiku tak menentu antara senang,malu takut grogi pokoknya campur aduk rasanya dan mataku terus saja tertuju pada cewek itu setelah jaraknya sekitar 1meter cewek itu menoleh lagi dan tersenyum persis seperti senyuman yang pertama tadi dan tetap saja senyuman itu membuat hatiku merasa nyaman. Dalam perjalanan pulang aku masih terus teringat dengan senyuman itu bahkan sampai malampun aku masih ingat wajah dan senyuman itu.
Minggu berikutnya aku datang ke mall itu lagi dengan harapan bisa ketemu dengan cewek itu lagi setelah menunggu sekitar 1 ½ jam dan tidak ada tanda-tanda kalau ada cewek itu di mall dengan kecewa aku pulang ke kost,dan minggu-minggu berikutnya aku terus ke mall itu tapi tetap saja kecewa karena tidak menemui apa yg aku cari.sampai aku merasa putus asa akhirnya pada minggu kelima aku berkata dalam hati seandainya minggu ini tidak ketemu cewek itu maka aku tidak akan ke mall itu lagi, seperti minggu-minggu sebelumnya dengan perasaan sedikit malas karena takut tidak bertemu cewek itu aku berangkat dari kost ke mall itu tetap dijam yang sama seperti minggu-minggu sebelumnya,sesampai di mall aku tidak langsung menuju tempat sasaran dimana aku biasa manunggu cewek itu tapi ketempat lain dimana aku bisa melihat-lihat kaos dan celana dan kebetulan ada yang cocok langsung aku bayar dikasir habis itu baru aku menuju tempat sasaran,setelah menunggu sekitar 45menit akhirnya cewek itu dan teman-temannya nongol juga kali ini mereka hanya berempat saja dan masih tetap seperti kejadian yang pertama aku cuma memperhatikan mereka dari jauh, sekitar 20menit memilih baju sambil ngobrol dengan temannya cewek itu menuju kasir setelah dari kasir cewek itu tidak kembali ke tempat teman-temannya yang masih sibuk memilih baju melainkan menuju pagar dimana orang bisa melihat kelantai satu.Kesempatan inilah yang tidak aku sia-siakan dengan perasaan sedikit malu aku mendekati cewek itu lalu aku berdiri didekatnya sekitar 1meter jaraknya dan dia menoleh padaku dan aku tersenyum dan mengangguk padanya dan hatiku makin g karuan saat dia membalasnya dengan senyuman yang persis seperti senyuman lima minggu lalu setelah itu dia kembali memperhatikan orang-orang yang ada di lantai satu,lima menit didekatnya tapi gak ada kata yang keluar dari bibir kami akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya apa dia sering belanja di mall ini dan dengan senyuman yang khas dari bibirnya dia menjawab gak juga Cuma kalau diajak temen saja dan itulah awal pembicaraan kami dan dari situlah aku tau namanya ( S*****A ) dan no hpnya,setelah 30menit kami asyik mengobrol dia dipanggil temannya dan aku keluar dari mall itu dan pulang kekost dengan hati yang sangat senang karena bisa bertemu dan ngobrol sama cewek itu ( S*****A ).
Setelah dua minggu hanya berkomunikasi dengan Hp lalu dilanjutkan ketemuan dan jalan-jalan. Sekitar 3bulan setelah kami kenalan aku mengajaknya jalan-jalan kepantai batakan dan disanalah awal perubahan status kami dari teman menjadi pacar dan aku tidak pernah malupakan saat-saat aku menanyakan apakah kau mau menjadi pacarku atau tidak dan kau tidak mengeluarkan kata mengiyakan atau menolak tetapi hanya tersenyum dan menganggukkan kepalamu saja dan jujur itulah yang membuat aku makin sayang padanya dan disana jugalah pertama kalinya aku mencium keningnya,jujur kukatakan setiap aku bersamanya tidak pernah terbesit sedikitpun dihati ini nafsu setan yang biasanya keluar saat aku bersama pacar-pacarku yang dulu yang ada hanya rasa kasih sayang yang murni dan tulus dari hati nuraniku yang paling dalam .
Masih jelas dalam ingatanku disaat kau dimarahi dan dicaci maki oleh salah seorang pelanggan karena secara tidak sengaja kau menumpahkan semangkuk sayur dimeja dan kuah sayur itu mengenai baju pelanggan itu walaupun kau tahu insiden itu disebabkan oleh anak dari pelanggan itu sendiri tetapi kau tetap meminta maaf dengan tulus dan iklhas dan tetap tersenyum dengan ramah pada pelanggan itu.Dan pada esok harinya pelanggan itu kembali datang dan meminta maaf padamu karena setelah sampai dirumah anaknya cerita penyebab insiden tersebut dan tetap dengan senyuman itu pulalah kau memaafkan pelanggan itu.
Peristiwa inilah yang paling tidak dapat aku lupakan,disaat kau menelponku dan memintaku untuk mengantarkan kau pulang kekampungmu karena nenekmu meninggal saat itu aku langsung minta izin pada bosku untuk tidak masuk kerja dengan alasan sakit perut (mencret) dan syukurlah bozku mengizinkan aku bolos kerja hari itu.saat aku menjemputmu ditempat kost tampak jelas dari wajahmu rasa sedih yang kau rasakan tetapi kau tetap bisa tersenyum dengan senyuman yang khas yang kau miliki selama ini.setelah 2jam perjalanan akhirnya sampai juga dirumahmu dan disana sudah berkumpul semua keluargamu dengan mata memerah dan penuh dengan air mata mereka memelukmu dan menangis sejadi-jadinya dan kau berusaha untuk menenangkan keluargamu yang sedang dipenuhi dengan kesedihan karena ditinggal oleh orang yang keluargamu cintai,( yang membuat aku heran waktu sampai dirumahmu aku ada rasa tidak percaya kalau itu rumahmu karena rumah itu bisa dibilang memah untuk ukuran orang kampung dan ditempat parkir juga terparkir sebuah mobil dan empat buah motor keluaran terbaru semua sedangkan kau begitu kelihatan sederhana dan hanya menggunakan hp butut saja dan yang paling membuat aku heran lagi disaat keluargamu menangis histeris tetapi aku sama sekali tidak melihatmu mengeluarkan airmata walaupun hanya setetes saja).Setelah acara pemakaman nenekmu selesai kau masih sibuk menenangkan keluargamu dan melayani pelayat yang masih terus berdatangan sampai malam.setelah para pelayat mulai sepi dan keluargamu mulai tenang akuberniat untuk pulang dan berpamitan pada keluargamu semua tetapi aku tidak melihatmu bersama mereka lalu aku bertanya pada salah seorang keluargamu yang mengaku kakakmu dan dia menyusuhku untuk mencarimu dimushola yang terletak disebrang rumahmu dan betul kata kakakmu ternyata kau ada disana dan sedang sholat ,Aku duduk dibelakangmu dan menunggumu selasai sholat untuk berpamitan setelah selesai sholat aku mendengar kau menangis tersedu-sedu sambil mencurahkan semua isi hatimu kepada allah,tanpa terasa airmataku menetes mendengar curahan isi hati dan do’a-do’amu saat itu dan aku juga mendengar kau mendo’akan semua keluargamu dan kau menempatkan doa untuk dirimu sendiri diurutan yang paling terakhir ( disini aku baru sadar wanita seperti apakah kau ini dan kau tau betul dimana tempat dan kepada siapa kau menangis dan mencurahkan semua isi hatimu) dan yang paling membuat aku gak bisa menahan airmata ini disaat kau memasukkan namaku didalam do’a-do’a yang kau panjatkan pada allah,rasa haru yang aku rasakan semakin kuat menusuk hatiku disaat mendengar do’a-do’a yang kau tujukan padaku ingin rasanya aku berlari keluar dan menangis sejadi-jadinya tapi kaki ini terasa lemas tak bertenaga,disaat kau selesai berdo’a aku berusaha menghapus airmataku supaya kau tidak tau kalau aku habis menangis mungkin kau sadar kalau ada orang dibelakangmu lalu kau menoleh dan tersenyum padaku dengan senyuman yang khas itu dan berusaha untuk menghapus airmatmu sepertinya kau tidak mau kalau ada orang yang tau kalau kau habis menangis dan itu semakin membuat rasa haru yang ada dalam hati ini muncul kembali dan membuat airmataku menetes lagi dan dengan kata-kata yang lembut kau menangkanku yang seharusnya aku yang menenangkanmu karena kau baru saja ditinggal orang yang kau sayangi. jujur aku malu padamu karena kau tau aku meneteskan airmata ini.
Bulan maret 2011 aku ditawari kerja disorong(papua) sebenarnya aku tak ingin meninggalkan banjarmasin tapi saat itu yang ada dipikiranku hanya gaji yang ditawarkan kepadaku dan hitung-hitung untuk menambah tabungan modal untuk menikahimu dan untuk buka usaha dikampung jadi aku menyetujui tawaran itu,walaupun dalam hati ini berat meninggalkanmu tapi demi janji yang aku ucapkan padamu bahwa tahun 2012 aku akan melamarmu.disaat aku berpamitan padamu dan menjelaskan niatku kesorong padamu kau terdiam sesaat dan akhirnya kau membolehkanku berangkat kesorong dan itu membuat aku meresa tenang meninggalkanmu karena kau sudah member izin padaku,dengan izin darimu aku berangkat kesorong.dalam perjalanan aku tak pernah lupa mengabarimu dimana posisiku waktu itu dan kau membalasnya dengan kata-kata yang membuat hatiku tenang/nyaman sampai akhirnya aku tiba disorong dengan selamat.setelah satu minggu disorong kau menelponku dan mengatakan padaku bahwa aku tidak boleh menelponmu selama 40hari dan itu membuatku bingung dan curiga tapi kau menjelaskan apa maksut dari aku tidak boleh menelponmu yang membuat aku jadi tenang,dan selama 40hari menunggu aku merasa sangat kawatir padamu takut kalau kau sakit atau terjadi sesuatu padamu dan itu juga yang membuat pekerjaanku sedikit kacau dan membuat emosiku susah dikendalikan tapi setiap emosiku keluar aku selalu berusaha untuk mengingatmu dan mengingat kata-kata yang selalu kau ucapkan padaku untuk meredam emosiku.Dan pada akhirnya 40hari terlewatkan dengan sukses dan rasanya tak sabar aku menunggu telpon darimu 20april2011 jam 12siang kau menelponku dengan hati senang bercampur haru aku mengangkat teponku dan akhirnya aku bisa mendengar suaramu lagi walaupun aku merasa ada yang aneh dari suaramu yang tidak seperti biasanya tapi rasa itu terkalahkan oleh rasa kangen selama 40hari terakhir dan hari-hari berikutnya semakin terasa lemah karena suaramu seperti suara orang yang sedang sakit dan semakin hari suaramu semakin terasa lemah sepertinya kau lagi menahan rasa sakit yang teramat sakit.dan setiap aku Tanya kau tidak pernah mengaku kalau kau sedang sakit dan kau hanya bilang bahwa kau sedang sakit flu biasa. 25april2011 jam11malam kau meleponku lagi kali ini suaramu begitu jelas dan bersemangat seperti saat kita aku masih dibanjarmasin,aku merasa senang karena mungkin benar bahwa kau hanya sakit flu biasa,diakhir pembicaran kita tidak lupa kau selalu mengingatkanku untuk sholat,baca alQur’an,puasa dan menjalankan ibadah sunah lainnya.
Sekarang aku tau kenapa kau melarangku menelponmu selama 40hari ternyata itu semua kau lakukan agar aku tidak terlalau merasa kehilanganmu seandainya kau pergi dariku atau sendainya kita tidak berjodoh kelak tetapi aku tetap merasa sangat-sangat kehilanganmu disaat kau pergi dariku dan ternyata saat aku meminta izin darimu untuk pergi kesorong dan 25april2011 jam11malam saat kau menelponku itu adalah tarakhir kalinya aku melihat dan mendengar suaramu….dan aku hanya bisa bekata.. Innalillahi Wa Inna Illaihi Roji’un…Ternyata allah lebih menyayangimu dibanding rasa sayangku padamu dan semoga kau tenang dan bahagia dialam sana…..amin
Dan aku menerima kabar itu dari kakakmu 26april2011 jam 03pagi dan kakakmu cerita ternyata sudah dua bulan terakhir kau menderita sakit gagal jantung senadainya aku tau bahwa kau sedang sakit aku akan menolak tawaran kerja disorong supaya aku bisa terus menjagamu sampai akhir hayatmu dan seandainya aku boleh meminta lebih baik aku yang menderita penyakit itu supaya kau tetap hidup dan dapat menjadi contoh bagi wanita-wanita muslim lainya….
Maaf kalau tulisan diatas kacau dan berantakan karena aku menulis artikel inisambil menangis dan menghapus airmata….

**Bazonk Zibex**

5 komentar:

Hidayat on 27 April 2011 01.38 mengatakan...

Senyum adalah ibadah, walaupun seberapa besar orang meng hina mu..

Ima on 27 April 2011 01.39 mengatakan...

Kasih tak sampai derita yang sangat berat bagi setiap insan

Bazonk ZIbex on 27 April 2011 14.33 mengatakan...

@Hidayat Dan dan itulah ibadah terberat dalam hidupku saat ini ....

Bazonk ZIbex on 27 April 2011 14.35 mengatakan...

@Ima terutama bagiku saat ini...

Anonim mengatakan...

saya pemilik blog ini...
jadi kalau anda tidak suka dengan blog ini dan isinya saya anjurkan anda memblokir blog ini karena saya sudah lama tidak membuka blog ini,dan blog ini sudah diambil alih oleh orang yang tidak bertanggung jawab...
atas perhatiannya terimakasih..
dan tolong bantu saya untuk memblokir blog ini...

bazonk zibex

Poskan Komentar

Kasih komentar ya...
Disini bebas berkomentar asal sopan...
Kritik dan sarannya ditunggu...


-
http://zibex87.blogspot.com
Bazonk Zibex. Diberdayakan oleh Blogger.